Pengurus Jam'iyyatul Qurra' Wal Huffazh Terbentuk di Bone

Rabu, 03 Agustus 2022 - 14:04 WIB
Dia berjanji akan membantu organisasi JQH ini terbentuk hingga ke tingkat kecamatan. Kata dia, hal itu tidak terlalu sulit lantaran hampir semua kecamatan di Bone sudah terbentuk pesantren dan rumah tahfidz.

"Kita berharap sampai ke tingkat kecamatan, pemerintah daerah akan fasilitasi, kita minta semua camat bentuk di tingkat kecamatan bersama dengan kepala KUA," kata Fahsar.

Baca juga:Tahun Baru Islam, 127 Titik di Bone Serentak Khatam Al-Quran

Fahsar mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Bone setiap tahunnya menganggarkan untuk program tahfidz Al-Quran kerja sama dengan pondok pesantren. Di mana targetnya setiap desa maupun masjid di Bone memiliki penghafal Al-Quran.

"Kita sudah masuk tahun keempat, kita sudah laksanakan biaya dari Pemkab Bone untuk penghafal Al-Quran, kita harus memperbanyak jumlah penghafal Al-Quran di Bone. Kita harus perbaiki pendataan," kata Fahsar.

"Karena saya meyakini keberkahan akan semakin banyak turun di Bone, jika semakin banyak kita baca dan lantungkan Al-Quran," tambahnya.

Ketua JQH NU Sulsel KH Syam Amir Yunus menuturkan JQH sebagai organisasi yang mewadahi para penghafal, pembaca, seni, pecinta, dan pengkaji Al-Quran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!