37 Orang Pelaku Usaha IRTP Dibekali Pengetahuan Kemanan Pangan
Senin, 18 Juli 2022 - 17:23 WIB
"Keamanan pangan itu memegang peranan yang sangat penting karena erat kaitannya dengan penyebab timbulnya masalah penyakit yang diakibatkan produksi pangan yang tidak higienis," kata dr Rosnawary.
Menurutnya, dengan dilaksanakannya bimtek tersebut, diharapkan para pelaku usaha dapat meningkatkan pengetahuan dalam memproduksi pangan yang aman serta bermutu sesuai amanah undang-undang.
Kegiatan ini sebagai bekal bagi pelaku usaha IRTP. Jika pangan yang dihasilkan aman dan bermutu maka masalah penyakit dapat hindari secara maksimal.
"Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan bagi industri pangan rumah tangga sehingga mampu menghasilkan industri pangan yang berizin, dan bersertifikat," ucapnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Hayarna Hakim, saat membuka kegiatan bimtek mengatakan untuk menghasilkan pangan yang aman, bermutu dan higenis, para pelaku usaha juga harus memahami pola hidup sehat yang tertuang dalam 5 pilar STBM.
"Dalam menghasilkan sebuah produk pangan, pelaku usaha juga harus memahami pola hidup sehat melalui 5 pilar STBM, yakni perilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan sanitasi total berbasis masyarakat," urai istri Bupati Luwu ini.
Menurutnya, dengan dilaksanakannya bimtek tersebut, diharapkan para pelaku usaha dapat meningkatkan pengetahuan dalam memproduksi pangan yang aman serta bermutu sesuai amanah undang-undang.
Kegiatan ini sebagai bekal bagi pelaku usaha IRTP. Jika pangan yang dihasilkan aman dan bermutu maka masalah penyakit dapat hindari secara maksimal.
"Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan bagi industri pangan rumah tangga sehingga mampu menghasilkan industri pangan yang berizin, dan bersertifikat," ucapnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Hayarna Hakim, saat membuka kegiatan bimtek mengatakan untuk menghasilkan pangan yang aman, bermutu dan higenis, para pelaku usaha juga harus memahami pola hidup sehat yang tertuang dalam 5 pilar STBM.
"Dalam menghasilkan sebuah produk pangan, pelaku usaha juga harus memahami pola hidup sehat melalui 5 pilar STBM, yakni perilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan sanitasi total berbasis masyarakat," urai istri Bupati Luwu ini.
Lihat Juga :