Wali Kota Gibran Copot Jabatan Direktur Teknik PDAM Solo karena Cabuli Siswi SMA

Selasa, 12 Juli 2022 - 21:40 WIB
Mantan Direktur Teknik PDAM Toya Wening, Solo berinisial TAS (tengah) saat di Mapolresta Solo setelah ditetapkan jadi tersangka karena mencabuli siswi SMA. Foto/iNews TV/Septyantoro
SOLO - Direktur Teknik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Toya Wening, Solo, Jawa Tengah berinisial TAS dicopot dari jabatannya karena diduga mencabuli anak di bawah umur. TAS bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian.

Pencopotan TAS sebagai Direktur Teknik PDAM Toya Wening dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Balai Kota Solo, Senin (12/7/2022). RUPS dihadiri Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka; Direktur Utama PDAM Solo, Agustan dan Direktur Umum PDAM Solo, Darminto.

Baca juga: Parah! Siswi SMA Dicabuli 12 Kali oleh Mantan Direktur PDAM Solo

Gibran mengatakan, Direktur Teknik PDAM Solo sudah diproses Kapolresta Solo. Sehingga masalah hukumnya ditangani Polresta Solo.

Selain itu, Gibran mengaku sebagai Wali Kota Solo langsung melakukan tindakan begitu ada laporan pencabulan yang diduga dilakukan Direktur Teknik PDAM Solo, TAS. Di sisi lain, dia mengapresiasi keluarga yang berani lapor. Saat ini TAS sudah dicopot dari jabatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!