53,5 Ton Rumput Laut Spinosium Diekspor ke Vietnam

Minggu, 26 April 2020 - 10:27 WIB
“Dengan sinergi, kita bisa mempercepat, memperbanyak produksi sehingga kebutuhan ekspor 3.000 ton per bulan bisa dipenuhi,” urainya.

Rumput laut spinosum yang diekspor hari ini adalah produksi petambak di Kabupaten Serang dan Kepulauan Seribu. Spinosum sendiri merupakan jenis rumput laut yang jarang di Indonesia.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengaku akan berupaya meningkatkan produksi rumput laut spinosum dengan memberi kemudahan kepada masyarakat agar mau terjun ke sektor tersebut.

Saat ini masyarakat pesisir memang lebih banyak memproduksi rumput laut jenis cotoni. "Kita akan dorong masyarakat menanam spinosum, kalau perlu kami bantu permodalannya,” ujar Pandji.

Kabupaten Serang sendiri punya potensi lahan 10 ribu hektare untuk pengembangan budidaya rumput laut. Sejauh ini baru 4.000 hektare di antaranya yang berproduksi.

Penanggung jawab CV Delton (eksportir rumput laut spinosum) Jaja, mengaku Vietnam sangat terbuka dengan rumput laut Indonesia karena kualitasnya lebih baik dibanding dengan produk negara lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!