Pasangan Nasionalis-Religius, Prabowo-Gus Muhaimin Dideklarasikan di Bandung

Sabtu, 11 Juni 2022 - 23:19 WIB
"Belum lagi tantangan global maupun tantangan di dalam NKRI. Tantangan global ini menjadi ancaman, untuk itu kita membutuhkan sosok figur pemimpin yang memahami strategi militer dalam globalisasi dan ini muncul sosok Prabowo," ujar Rahmat.

Sementara tantangan ideologi, sosial budaya, moral, membutuh figur religius yang diwakili oleh Gus Muhaimin. "Ketika kedua sosok atau figur ini digabungkan, maka akan saling melengkapi dari kekurangan masing-masing untuk menuju Indonesia yang lebih baik," kata Rahmat.

Baca: DPD Partai Perindo Humbang Hasundutan Serap Aspirasi Masyarakat Petani.

Selain itu, Prabowo dan Gus Muhaimin merupakan keturunan dari tokoh besar di zamannya. Prabowo adalah putra begawan ekonomi Indonesia, Prof Dr Soemitro Djojohadikoesoemo, sedangkan Gus Muhaimin adalah cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Bisri Syansuri.

"Perpaduan militer dan sipil/santri membentuk kepemimpinan kuat dan merakyat. Kuat dalam menjaga kedaulatan, peka terhadap aspirasi rakyat. Sehingga kedua sosok ini dengan basik berbeda bisa saling melengkapi," ujar Rahmat.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!