Bantuan PKH Dipotong 50%, Ratusan Warga Ogan Ilir Mengadu ke Kades

Selasa, 23 Juni 2020 - 14:40 WIB
Alasannya, uang dari dana PKH akan diambilkan dan disalurkan oleh pendamping PKH masing-masing. Dana tersebut diketahui berjumlah Rp1,1 juta hingga Rp1,2 juta namun hanya diberikan sebanyak Rp600.000 dan Rp700.000.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Agung, Nazuli didampingi Kades Penyandingan sekaligus Ketua Forum Kades Kecamatan Indralaya, Hidayat mengatakan bahwa di desanya sedang ada permasalahan tentang bantuan PKH. Menurut laporan warga, mereka merasa kaget karena setiap bulannya mereka menerima uang PKH terus berkurang.

"Ya dipotong hampir 50 persen, keluhan kan dari warga saat kita mengecek ke lapangan bahwa selama 6 bulan saya menjabat sebagai kepala desa. Selama ini mereka hanya diberi buku tabungan. ATM sistem cabut, kalau dana ada ATM diambil kalau tidak baru dikembalikan. Saya kasihan juga dengan warga saya ini, sudah susah pakai dipotong segala sampai 50 persen dana PKH-nya," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!