Update Rapid Test: 1.190 Warga Jabar Terindikasi Positif COVID-19

Senin, 13 April 2020 - 20:07 WIB
"Ini artinya di wilayah Jabar masih perlu ditingkatkan social distancing, pemakaian masker, cuci tangan masih harus disosialisasikan. Masih harus terus diedukasi. Kalau tidak dilakukan, potensi untuk virus ini menyebar masih besar," terangnya.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tersisa 1.360 orang dari sebelumnya 2.466 orang atau 1.106 orang telah selesai diawasi. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tersisa 14.094 orang dari sebelumnya 31.926 orang atau 17.022 orang telah selesai dipantau.

Daud menambahkan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menginstruksikan pelaksanaan rapid test secara masif terus dilaksanakan di Jabar. Terlebih, hingga saat ini, sebanyak 24.000 unit alat rapid test masih tersimpan di gudang.

"Untuk (alat) PCR ada 20.000 unit, harus segera digunakan. Sasarannya kepada orang yang ter-screening, dia prioritas yang harus tes PCR," katanya.

Terpisah, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil kembali menekankan akan terus memaksakan rapid test guna mengetahui peta persebaran COVID-19 di Jawa Barat. Terlebih, lanjut dia, Pemprov Jabar kini telah memiliki fasilitas swab test yang mampu memeriksa hingga 1.200 sampel per hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!