Bantu Ridwan Kamil, MUJ Gelontorkan CSR Atasi Dampak COVID-19
Kamis, 18 Juni 2020 - 09:35 WIB
(Baca juga: Dukungan Georgina Gagal Dongkrak Semangat Ronaldo di Coppa Italia )
Penyaluran bantuan paket sembako dilakukan di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Garut, Kota Banjar, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor.
"Paket ini kalau ditotal mencapai 6.000 paket dimana setiap daerah ada yang menerima 300 paket sampai 400 paket. Jika dinominalkan, nilai bantuan ini mencapai Rp800 juta," sebutnya.
Begin menambahkan, bantuan juga menyasar kalangan mahasiswa yang tidak bisa pulang kampung menyusul anjuran pemerintah yang tidak memperbolehkan mudik di masa pandemi. Bantuan yang diberikan kepada mereka berupa sembako, paket internet, hingga uang tunai.
"Bantuan kita menyesuaikan juga dengan kebutuhan di lapangannya seperti apa, sehingga apa yang kita berikan harus juga bermanfaat untuk penerima," katanya.
(Baca juga: Respons SIS Soal Upaya Pencurian Data yang Mengatasnamakan Suzuki )
Penyaluran bantuan paket sembako dilakukan di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Garut, Kota Banjar, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor.
"Paket ini kalau ditotal mencapai 6.000 paket dimana setiap daerah ada yang menerima 300 paket sampai 400 paket. Jika dinominalkan, nilai bantuan ini mencapai Rp800 juta," sebutnya.
Begin menambahkan, bantuan juga menyasar kalangan mahasiswa yang tidak bisa pulang kampung menyusul anjuran pemerintah yang tidak memperbolehkan mudik di masa pandemi. Bantuan yang diberikan kepada mereka berupa sembako, paket internet, hingga uang tunai.
"Bantuan kita menyesuaikan juga dengan kebutuhan di lapangannya seperti apa, sehingga apa yang kita berikan harus juga bermanfaat untuk penerima," katanya.
(Baca juga: Respons SIS Soal Upaya Pencurian Data yang Mengatasnamakan Suzuki )
Lihat Juga :