Cegah Karhutla, Kodam II Sriwijaya Kerahkan 1.000 Personel

Kamis, 18 Juni 2020 - 09:22 WIB
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengatakan, mencegah Karhutla ini sudah menjadi tugas bersama karena terjadi dari tahun ke tahun. Langkah pertama untuk pencegahan yakni langsung ke wilayah rawan muncul titik api di desa-desa. "Saya kira tahap pertama mengantisipasi dengan langkah-langkah kami ke titik hotspot di Desa-desa, mungkin dari sana kami lakukan," kata dia.

Wagub menilai jika penanganan Karhutla ini dilakukan dengan cara bersama-sama tentu dapat dengan mudah ditangani. Bahkan Pemprov Sumsel sudah siap untuk mengantisipasi Karhutla ini. "Saya yakin apabila semua tanggung jawab mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten sampai ke Desa, karhutla ini bukanla hal yang berat. Kami kerja secara nyata, segala kekuatan dan tenaga dicurahkan dalam penanganan karhutla maka langkah-langkahnya kami lakukan pencegahan," kata dia.

Diketahui, Sumsel merupakan salah satu provinsi rawan Karhutla yang menjadi pemicu bencana kabut asap. Oktober tahun 2019 lalu, Pemerintah Daerah Palembang sempat terpaksa merumahkan siswa selama beberapa hari, karena asap telah mencapai kondisi berbahaya.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!