Gubernur Sultra Akhirnya Setuju Kedatangan 500 TKA China

Selasa, 16 Juni 2020 - 16:58 WIB
Situasi pandemi COVID-19, tidak menjadi alasan untuk terus menolak kedatangan 500 TKA China, namun pertimbangannya adalah situasi ekonomi. Apalagi saat ini telah memasuki new normal.

Berbeda dengan sikap Gubernur Ali Mazi, pimpinan DPRD Sultra hingga saat inibelum mengiyakan kedatangan 500 TKA China. Dewan menyataan sikap ini bukan anti investasi asing.

Menurut Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh,perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing ini, harus dievaluasi. “Salah satu alasannya, 80% hingga 90%TKA China masuk Indonesia, menggunakan visa kunjungan,” kata dia.

Selain itu, tenaga kerja asing yang didatangkan belum tentu tenaga ahli dan ini dinilai sangat merugikan negara.

“Kami mengajak semua pihak objektif agar potensi tambang di Sulawesi Tenggara, dapat dikelola dengan baik. Sehingga menjadi rujukan tata kelola perusahaan dan ketenagakerjaan,” pungkas Abdurrahman Saleh.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!