Pandemi COVID-19, Kuota Siswa Jalur Afirmasi PPDB Harus Ditambah

Minggu, 14 Juni 2020 - 22:49 WIB
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati menjelaskan tentang perlunya penambahan kuota jalur afirmasi PPDB. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Pandemi COVID-19 memberikan efek domino pada para wali murid di Kota Pahlawan. Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Surabaya pun dilakukan secara daring.

(Baca juga: Pascatawuran, Polisi Cirebon Temukan Celurit, Golok, Motov, dan Anak Panah )



Namun, kuota yang ditetapkan diprediksi akan bermasalah seiring dengan penambahan warga terdampak COVID-19. Sampai saat ini, banyak wali murid yang terdampak COVID-19. Mereka terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) baru serta masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya , Ajeng Wira Wati menuturkan, proses PPDB dilakukan secara bertahap melalui otomatis dan pendaftaran. Model PPDB yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini bisa memicu polemik di kalangan masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!