Pemindahan IKN Dinilai Buka Peluang Investasi Baru bagi Sulsel

Kamis, 17 Februari 2022 - 09:29 WIB
Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Pena Isntitute bertemaIbu Kota Baru, Manfaat dan Keuntungan bagi Warga Sulsel, Rabu (16/2/2022). Foto/Muhaimin
MAKASSAR - Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur ( Kaltim ) dinilai dapat membuka ruang investasi baru bagi Sulsel.

Hal itu terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Pena Isntitute di salah satu warung kopi di bilangan Jalan Boulevard, Rabu (16/2/2022). Diskusi ini mengangkat tema "Ibu Kota Baru, Manfaat dan Keuntungan bagi Warga Sulsel".



Direktur Penta Helix Indonesia, Fadli Noor menjelaskan posisi Sulsel dalam IKN baru yang diberi nama Nusantara. Menurutnya, jauh sebelum IKN mencuat, sesungguhnya diaspora masyarakat Sulsel sudah lama ada di Kaltim.

"Hampir seluruh bagian di Kaltim ada orang Bugis. Artinya secara sosialiasi kultural, antara orang Bugis dan Kaltim sudah sangat erat," katanya.

Fadli mengatakan, secara geografis, posisi Sulsel dalam hal ini Pelabuhan Makassar, Parepare, Barru, dan Pinrang memotong langsung ke Kalimantan. Sehingga mobilitas untuk menyuplai kebutuhan di IKN akan memberikan peluang baru secara ekonomi ke Sulsel.

Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim Dinilai Untungkan Sulsel

"Jauh sebelum IKN ada, kebutuhan-kebutuhan orang Kalimantan banyak yang disuplai dari Sulsel. Mulai dari peternakan. Dimana sapi yang ada di Kaltim datangnya dari Enrekang dan Pinrang," sebutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!