Satu Keluarga di Sinjai Hidup di Gubuk Tak Layak Huni Depan Kantor Bappeda
Rabu, 09 Februari 2022 - 14:35 WIB
Sebelum tinggal di depan Kantor Bappeda Sinjai, Timang dan Saharudin menyewa rumah di Jalan Jendral Sudirman. Namun, karena tidak sanggup membayar kontrakan, Timang, suami beserta anaknya, Mutiara yang berumur 2 tahun, memilih mendirikan gubuk di lahan milik Pemprov Sulsel tersebut.
Timang mengakui bahwa dirinya saat ini masih ber-KTP elektronik Kabupaten Bantaeng. Sementara sang suami, Saharudin, sudah ber-KTP elektronik Kabupaten Sinjai.
Baca juga:Pakai Uang Pribadi, Ganjar Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni di Temanggung
"Tidak ada bantuan pak, karena saya masih ber-KTP Bantaeng, mungkin faktor itu sehingga saya tidak dapat bantuan, tetapi suami saya sudah ber-KTP Sinjai," ujarnya.
Timang mengakui bahwa dirinya saat ini masih ber-KTP elektronik Kabupaten Bantaeng. Sementara sang suami, Saharudin, sudah ber-KTP elektronik Kabupaten Sinjai.
Baca juga:Pakai Uang Pribadi, Ganjar Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni di Temanggung
"Tidak ada bantuan pak, karena saya masih ber-KTP Bantaeng, mungkin faktor itu sehingga saya tidak dapat bantuan, tetapi suami saya sudah ber-KTP Sinjai," ujarnya.
Lihat Juga :