Bappelitbangda Luwu Gelar FKP Rancangan Awal Renja Tahun 2023
Selasa, 18 Januari 2022 - 21:28 WIB
"Dari pemerintah daerah sendiri, dampak pandemi tersebut mengakibatkan penurunan penerimaan pendapatan daerah yang diterima pemerintah, sehingga cukup menghambat pendanaan program yang sudah direncanakan," ujar Sulaiman.
Baca juga:Bantuan Pemkab Luwu untuk Korban Puting Beliung Terus Mengalir
Kondisi pandemi yang menuntut adanya pembatasan mobilitas dan aktivitas, mendorong juga adanya realokasi dan refocusing anggaran.
"Akan tetapi, meski dihantam badai pandemi pemerintah daerah tetap berupaya dengan mengagendakan kebijakan normal baru agar dampak ekonomi akibat pandemi tidak sampai menimbulkan krisis yang berkepanjangan," ujarnya.
Peningkatan efektivitas pengendalian Covid-19 melalui percepatan vaksinasi, serta berlanjutnya berbagai program pemulihan ekonomi di daerah kata Sulaiman, diperkirakan mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi di Kabupaten Luwu ini.
Berangkat dari hal tersebut, agar Kabupaten Luwu ini menjadi kabupaten yang maju, sejahtera, mandiri dalam nuansa religi, maka perlu dijabarkan dalam rencana kerja pemerintah daerah untuk tahun 2023.
Di mana di dalamnya terdapat tujuan, sasaran dan strategi yang akan dilaksanakan pemerintah daerah. "Untuk itu demi sempurnanya rencana kerja pemerintah daerah ini tentunya diperlukan saran dan masukan dari berbagai Pihak," kata Sulaiman.
"Dalam pelaksanaan forum konsultasi publik ranwal RKPD tahun 2023 Kabupaten Luwu tahun ini, saya berharap akan dihasilkan suatu kerangka pembangunan daerah yang realistis dan terukur berdasarkan baseline data yang ada," serunya.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pengentasan kemiskinan dan pengangguran terbuka menjadi fokus utama pemerintahan daerah sebagaimana tema RKPD tahun 2023 yaitu “Penguatan struktur perekonomian daerah yang unggul dan berdaya saing”, namun dengan hanya pemikiran yang normatif.
Baca juga:Perkim Taksir Biaya Rehab Rumah Korban Puting Beliung Capai Rp1 Miliar
Baca juga:Bantuan Pemkab Luwu untuk Korban Puting Beliung Terus Mengalir
Kondisi pandemi yang menuntut adanya pembatasan mobilitas dan aktivitas, mendorong juga adanya realokasi dan refocusing anggaran.
"Akan tetapi, meski dihantam badai pandemi pemerintah daerah tetap berupaya dengan mengagendakan kebijakan normal baru agar dampak ekonomi akibat pandemi tidak sampai menimbulkan krisis yang berkepanjangan," ujarnya.
Peningkatan efektivitas pengendalian Covid-19 melalui percepatan vaksinasi, serta berlanjutnya berbagai program pemulihan ekonomi di daerah kata Sulaiman, diperkirakan mampu menjaga momentum pemulihan ekonomi di Kabupaten Luwu ini.
Berangkat dari hal tersebut, agar Kabupaten Luwu ini menjadi kabupaten yang maju, sejahtera, mandiri dalam nuansa religi, maka perlu dijabarkan dalam rencana kerja pemerintah daerah untuk tahun 2023.
Di mana di dalamnya terdapat tujuan, sasaran dan strategi yang akan dilaksanakan pemerintah daerah. "Untuk itu demi sempurnanya rencana kerja pemerintah daerah ini tentunya diperlukan saran dan masukan dari berbagai Pihak," kata Sulaiman.
"Dalam pelaksanaan forum konsultasi publik ranwal RKPD tahun 2023 Kabupaten Luwu tahun ini, saya berharap akan dihasilkan suatu kerangka pembangunan daerah yang realistis dan terukur berdasarkan baseline data yang ada," serunya.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pengentasan kemiskinan dan pengangguran terbuka menjadi fokus utama pemerintahan daerah sebagaimana tema RKPD tahun 2023 yaitu “Penguatan struktur perekonomian daerah yang unggul dan berdaya saing”, namun dengan hanya pemikiran yang normatif.
Baca juga:Perkim Taksir Biaya Rehab Rumah Korban Puting Beliung Capai Rp1 Miliar
Lihat Juga :