Pemprov Sulsel Menjaga Agar TPP ASN Tidak Terpangkas
Rabu, 10 Juni 2020 - 19:15 WIB
Namun dia menegaskan, langkah pemangkasan TPP belum dipikirkan. Edi berharap kondisi bisa segera normal, hingga kesejahteraan pegawai bisa terjaga dalam kondisi pandemi COVID-19 .
"Sampai saat ini memang belum dipikirkan, akan tetapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa TPP itu diberikan kepada pegawai negeri sipil disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," tutur Edi yang dihubungi Sindonews.
Dia memgaku, alokasi TPP tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya sekitar Rp880 miliar. Meski Pemprov Sulsel melakukan refocussing anggaran untuk penanganan COVID-19 , anggaran belanja pegawai tidak terdampak kebijakan itu.
"Kita berharap bahwa kesinambungan fiskal Pemprov tetap terjaga di tengah pandemi COVID-19 ini," kata Edi. Apalagi lanjut dia, kemampuan anggaran hingga saat ini masih relatif cukup baik.
Sebelumnya agenda refocussing anggaran untuk penanganan COVID-19 ditarget dialokasikan sebesar Rp500 miliar dalam untuk satu tahun anggaran. Namun yang terserap, baru sekitar Rp100 miliar.
"Sampai saat ini memang belum dipikirkan, akan tetapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa TPP itu diberikan kepada pegawai negeri sipil disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," tutur Edi yang dihubungi Sindonews.
Dia memgaku, alokasi TPP tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya sekitar Rp880 miliar. Meski Pemprov Sulsel melakukan refocussing anggaran untuk penanganan COVID-19 , anggaran belanja pegawai tidak terdampak kebijakan itu.
"Kita berharap bahwa kesinambungan fiskal Pemprov tetap terjaga di tengah pandemi COVID-19 ini," kata Edi. Apalagi lanjut dia, kemampuan anggaran hingga saat ini masih relatif cukup baik.
Sebelumnya agenda refocussing anggaran untuk penanganan COVID-19 ditarget dialokasikan sebesar Rp500 miliar dalam untuk satu tahun anggaran. Namun yang terserap, baru sekitar Rp100 miliar.
Lihat Juga :