Haus Seks, Guru Pemerkosa Santri hingga Melahirkan Didesak Dihukum Berat

Selasa, 04 Januari 2022 - 11:29 WIB
SN menceritakan selama ini dirinya merasa ditipu oleh M Syakur yang yang mengatakan bila perutnya yang terus membesar itu diakibatkan oleh gangguan gaib dan penyakit.

Karena perutnya makin lama semakin terus membesar, SN mengaku pernah beberapa kali menanyakan kondisi perutnya tersebut ke M Syakur. Lagi-lagi pelaku mengatakan itu karena penyakit gaib dan pelaku melarangnya dibawa berobat ke dokter untuk diperiksa. "Tapi gak boleh ke dokter," katanya.

Selain itu, peristiwa pelaku menyetubuhi SN tidak pernah diceritakan kepada siapapun. Hanya pelaku dan korban saja yang mengetahuinya.

Baca juga: Pimpinan Ponpes Haus Seks Setubuhi Santri hingga Melahirkan, Izin Pesantren Dicabut

Korban menuturkan, sebelum peristiwa melahirkan terjadi, dirinya sempat diobati oleh pelaku dengan mengurut-urut perutnya. Hingga mendadak SN ingin buang air besar dan dia pun sangat kaget luar biasa ternyata yang dikeluarkannya seorang bayi.

SN dan rekan-rekan seasrama nya yang mengetahu hal tersebut sangat terkejut. Korban ternyata melahirkan seorang anak di kamar mandi asrama pondok pesantren. Padahal selama ini yang diketahuinya bila perut yang terus membesar tersebut diakibatkan oleh gangguan gaib dan penyakit.

"Saya minta dia dihukum seberat-beratnya," katanya. Dia merasa ditipu oleh ustaz M Syakur yang merupakan guru sekaligus pemilik Pondok Pesantren Darul Ulum, tempat korban belajar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!