Hadapi Varian Omicron, Pakar Epidemiologi: Prokes Tetap Nomor 1 Cegah Penularan

Rabu, 08 Desember 2021 - 22:39 WIB
"Artinya, upaya pengendalian seperti disiplin prokes, vaksinasi dan deteksi dini adalah keharusan. Kalau prokes dilakukan, dapat mencegah virus menemukan inang baru untuk berkembang,” tuturnya. Baca juga: DKI Tindaklanjuti Kabar 4 Warga Diduga Terpapar Covid-19 Omicron

Sedangkan vaksinasi, selain mencegah sakit parah, juga akan menekan jumlah populasi virus. “Bila semua sudah divaksinasi, kita akan punya benteng kekebalan yang bisa menjaga kita dari varian baru dari luar negeri maupun munculnya varian baru di dalam negeri,” papar Nadia.

Kesempatan yang sama, Deputi Eksternal Junior Doctors Network (JDN) Indonesia, Makhyan Jibril menambahkan bahwa selain prokes dan vaksinasi, sangat penting untuk membiasakan hidup.

Ia menjelaskan bahwa virus COVID-19 memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Saat ini penelitian masih terus dilakukan pada varian Omicron, termasuk tentang kemampuan virus tersebut menghindari sistem imun manusia. Sembari menunggu, masyarakat diharapkan terus menjalankan ikhtiar guna perlindungan kesehatan.

Jibril menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melaksanakan upaya-upaya tersebut, sehingga komunikasi dan edukasi harus selalu digencarkan melalui berbagai cara. “Pendekatan berbasis kultural dan komunitas juga harus dilakukan untuk vaksinasi dan prokes,” ujarnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!