Implementasi Batam Logistics Ecosystem Semakin Siap, Berikut Progres dan Capaiannya

Senin, 29 November 2021 - 15:27 WIB
Dwi Jogyastara menyampaikan, “Dalam Inpres No. 5 Tahun 2020 pemerintah telah menyusun langkah-langkah untuk melakukan penataan logistik dan sudah disusun dalam rangka rencana aksinya, ada empat pilar salah satunya adalah simplifikasi antar layanan pemerintah.” tuturnya.

Progres dan capaian tersebut yang pertama yaitu telah diciptakannya penyederhanaan proses bisnis antar layanan pemerintah (G2G). Penyederhanaan proses bisnis layanan pemerintah di bidang logistik yang berbasis teknologi informasi ini diciptakan guna menghilangkan repetisi dan duplikasi.

Layanan pemerintah di bidang logistik yang telah disederhanakan tersebut di antaranya layanan Ship to Ship & Floating Storage Unit (STS-FSU), layanan persetujuan kedatangan kapal, layanan perizinan usaha dan pemotongan kuota dan layanan Single Submission (SSm) pengangkut serta manajemen inventory pelabuhan.

Progres dan capaian yang kedua yaitu telah dibangunnya kolaborasi sistem layanan logistik antar pelaku usaha baik di sektor swasta maupun pemerintah (G2B2B). Layanan logistik yang telah dikolaborasikan diantaranya yaitu layanan untuk pemesanan truck, pemesanan kapal, dan pemesanan gudang.

Layanan tersebut telah berjalan dan telah dilakukan banyak transaksi. Layanan pemesanan truck telah terdapat 44 transaksi, layanan pemesanan kapal terdapat 97 transaksi, serta layanan pemesanan gudang terdapat sebanyak 195 transaksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!