Catat! Ini Alat Tes Daring COVID-19 Karya Peneliti Dunia

Sabtu, 06 Juni 2020 - 19:52 WIB
Menurut dia, semua tahapan itu memungkinkan untuk mengindentifikasi serta intervensi apa yang relevan untuk meningkatkan perilaku protektif yang diharapkan. Pengguna tes akan memperoleh perkiraan risiko sejauh mana dirinya dapat tertular atau menularkan COVID-19. Perkiraan tersebut diukur dari tiga faktor risiko berdasarkan kajian ilmiah, yaitu menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak aman di tempat umum, dan perilaku tetap di rumah atau menghindari keramaian.

“Kami ingin melihat perilaku-perilaku tertentu yang menjadi fokus kita, untuk menghitung risiko apakah mereka memiliki risiko tambahan yang tinggi untuk menularkan virus ini,” jelas dia.

Triana mengatakan, alat tes daring tersebut awalnya digagas oleh Gjalt-Jorn Peters dari Open University dan Sylvia Roozen dari Maastricht University, Belanda. Selanjutnya, data hasil tes tersebut akan dipublikasikan pada repositori open access, sehingga dapat diakses oleh siapa pun.

Alat yang digarap sejak Maret 2020 tersebut telah ditranslasikan ke dalam 27 bahasa dan diluncurkan di berbagai negara di dunia. Alat deteksi online ini pertama kali diluncurkan di Belanda pada 7 Mei 2020 lalu. Sedangkan di Indonesia, masyarakat dapat menjajal tes daring itu mulai hari ini.

“Kita tahu bahwa mengubah perilaku itu bukanlah hal yang mudah. Semoga alat tes ini dapat memberikan rekomendasi dalam memahami perilaku protektif terkait COVID-19,“ pungkas dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!