Ekonomi Mulai Pulih, Perputaran Uang di Jawa Timur Diprediksi Tumbuh 3,13 Persen

Rabu, 17 November 2021 - 10:53 WIB
Dia mengungkapkan, selama April hinga Mei 2021 juga terdapat momen Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Hal itu berdampak pada meningkatnya jumlah cash outflow akibat besarnya animo masyarakat dalam melakukan penukaran uang.

Dalam momen itu juga terdapat pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR). "Namun pada Juli 2021 saat kasus COVID-19 melonjak, pemerintah melakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlevel. Sehingga masyarakat cenderung menahan konsumsi," terangnya.

Kondisi itu, lanjut dia, berdampak pada cash inflow yang cukup besar setelah berakhirnya Hari Raya Idul Fitri dan saat pemberlakuan PPKM. Setelah kasus COVID-19 melandai dan status PPKM di Jatim sudah berda di level 1, pada September mulai ada peningkaan transaksi, sekaligus bertepatan dengan pembayaran proyek pemerintah.

"Kami prediksikan pada Desember 2021 nanti, terjadi cash outflow Rp9 triliun, atau naik dibanding Desember 2020 yang sebesar Rp8,9 triliun," tandasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!