Meski Dilarang, Ratusan Warga Kalimantan Timur Nekat Mudik Pakai Kapal Laut
Rabu, 22 April 2020 - 15:56 WIB
Seperti yang diutarakan Herman pemudik warga Manggar, Balikpapan Timur. Dia mengatakan mudik dilakukannya bersama keluarga besar untuk merayakan puasa dan lebaran di kampung halamannya di Kabupaten Barru, Sulsel. Meski demikian ada kekhawatiran juga terjangkit virus Covid-19.
Sementara Manager Pelayanan Barang Pelindo IV Balikpapan Fanny Herling mengatakan, PT Pelindo IV Cabang Balikpapan sendiri selaku operator Pelabuhan Semayang Balikpapan mengakui sejauh ini belum ada edaran dari kantor kesyahbandaran dan otoritas Pelabuhan Kelas I Balikpapan untuk melarang mudik puasa dan lebaran.
Meski demikian, kata dia, ada pembatasan jumlah penumpang yang naik yang disesuaikan dengan jumlah penumpang terusan yang ada di kapal.
“Sejak merebaknya pandemic Covid-19 ini PT Pelindo IV Cabang Balikpapan sudah melakukan berbagai langkah antisipasi mulai melakukan koordinasi dengan KSOP Kelas I Balikpapan tentang zona karantina hingga menyiapkan bilik disinfektan bagi penumpang yang naik dan turun. Termasuk melakukan penyemprotan di terminal setelah kapal embarkasi atau dembarkasi dan termasuk menyiapkan beberapa lokasi untuk mencuci tangan yang dilengkapi sabun cuci tangan, hand sanitizer dan pengering tangan,” kata dia.
Sementara Manager Pelayanan Barang Pelindo IV Balikpapan Fanny Herling mengatakan, PT Pelindo IV Cabang Balikpapan sendiri selaku operator Pelabuhan Semayang Balikpapan mengakui sejauh ini belum ada edaran dari kantor kesyahbandaran dan otoritas Pelabuhan Kelas I Balikpapan untuk melarang mudik puasa dan lebaran.
Meski demikian, kata dia, ada pembatasan jumlah penumpang yang naik yang disesuaikan dengan jumlah penumpang terusan yang ada di kapal.
“Sejak merebaknya pandemic Covid-19 ini PT Pelindo IV Cabang Balikpapan sudah melakukan berbagai langkah antisipasi mulai melakukan koordinasi dengan KSOP Kelas I Balikpapan tentang zona karantina hingga menyiapkan bilik disinfektan bagi penumpang yang naik dan turun. Termasuk melakukan penyemprotan di terminal setelah kapal embarkasi atau dembarkasi dan termasuk menyiapkan beberapa lokasi untuk mencuci tangan yang dilengkapi sabun cuci tangan, hand sanitizer dan pengering tangan,” kata dia.
(sms)
Lihat Juga :