Polisi Siap Usut Dugaan Eksploitasi Pengemis di Kota Makassar
Jum'at, 12 November 2021 - 20:42 WIB
Sebelumnya, Sekretaris Umum MUI Sulsel Muammar Bakri, mengungkapkan hasil penelusuran anjal dan pengemis.
"Ternyata ada memang pihak yang mengeksploitasi, pagi hari tebar kemudian di sore hari dijemput lagi. Ada angkutan-angkutan tertentu (digunakan)," katanya belum lama ini.
Baca juga:Preman dan Anjal Diamankan, Bukan Disel tapi Dimasukkan ke Pesantren
Mereka yang paling banyak menjadi sasaran eksploitasi, kata Bakri, adalah anak kecil, perempuan, dan orang cacat.
"Boleh jadi bayi yang digotong (di jalan) itu tidak kenal dengan yang bersangkutan. Ini anak kecil yang eksploitasi lalu kemudian dijadikan sarana untuk mendapatkan hal-hal material," ucapnya.
MUI pun memandang bahwa upaya menuntaskan persoalan tersebut mesti dibarengi dengan pendekatan keagamaan. "Kami juga melihat bahwa tidak cukup kalau hanya pemberi yang disanksi, yang paling utama adalah bagaimana di belakangnya itu yang mengeksploitasi diproses hukum," kata Bakri.
"Ternyata ada memang pihak yang mengeksploitasi, pagi hari tebar kemudian di sore hari dijemput lagi. Ada angkutan-angkutan tertentu (digunakan)," katanya belum lama ini.
Baca juga:Preman dan Anjal Diamankan, Bukan Disel tapi Dimasukkan ke Pesantren
Mereka yang paling banyak menjadi sasaran eksploitasi, kata Bakri, adalah anak kecil, perempuan, dan orang cacat.
"Boleh jadi bayi yang digotong (di jalan) itu tidak kenal dengan yang bersangkutan. Ini anak kecil yang eksploitasi lalu kemudian dijadikan sarana untuk mendapatkan hal-hal material," ucapnya.
MUI pun memandang bahwa upaya menuntaskan persoalan tersebut mesti dibarengi dengan pendekatan keagamaan. "Kami juga melihat bahwa tidak cukup kalau hanya pemberi yang disanksi, yang paling utama adalah bagaimana di belakangnya itu yang mengeksploitasi diproses hukum," kata Bakri.
(luq)
Lihat Juga :