Masuki New Normal, John Palinggi: Jaga Sikap, Hentikan Kebiasaan Mencacimaki Orang Lain
Jum'at, 05 Juni 2020 - 12:33 WIB
Menurut John, jika saat ini pemerintah dengan segala kalkulasinya mencoba memberi kelonggaran, terutama dalam berbisnis, itu harus didukung, sebagai bentuk perhatian terhadap dunia usaha. Karena pada akhirnya pun, roda ekonomi memang harus digerakkan kembali.
"Jangan merasa diri paling hebat. Mungkin saja ada kekurangan dalam kebijakan pemerintah dan aplikasinya, ya kasih masukan saja. Bukan malah menghina-hina lewat media sosial dan lainnya. Tuhan marah kepada orang yang gemarnya mencaci-maki sesamanya," ujar John bernas.
Bicara 'new normal life', menurut John, salah satunya adalah perubahan perilaku, salah satunya stop menghina-hina orang lain, apalagi pemimpin bangsa. "Saya melihat selama pandemi Covid-19, Presiden dan seluruh jajarannya telah berupaya keras menerapkan kebijakan-kebijakan strategis. Meski dicerca dan dihina, namun so far semua berjalan baik dan efektif. Bahkan, komunikasi dan koordinasi pusat dan daerah berjalan sangat smooth dan terarah. Untuk bisa demikian, tidak semudah membalikkan telapak tangan," ungkap John.
"Jangan merasa diri paling hebat. Mungkin saja ada kekurangan dalam kebijakan pemerintah dan aplikasinya, ya kasih masukan saja. Bukan malah menghina-hina lewat media sosial dan lainnya. Tuhan marah kepada orang yang gemarnya mencaci-maki sesamanya," ujar John bernas.
Bicara 'new normal life', menurut John, salah satunya adalah perubahan perilaku, salah satunya stop menghina-hina orang lain, apalagi pemimpin bangsa. "Saya melihat selama pandemi Covid-19, Presiden dan seluruh jajarannya telah berupaya keras menerapkan kebijakan-kebijakan strategis. Meski dicerca dan dihina, namun so far semua berjalan baik dan efektif. Bahkan, komunikasi dan koordinasi pusat dan daerah berjalan sangat smooth dan terarah. Untuk bisa demikian, tidak semudah membalikkan telapak tangan," ungkap John.
(vit)
Lihat Juga :