Pagi Marah Minta Diisolasi Akibat Covid-19, Malam Dijemput Petugas Malah Menolak
Kamis, 04 Juni 2020 - 05:35 WIB
Dia berharap pagi ini atau Kamis 4 Juni 2020 satu keluarga ini mau diisolasi ke tempat yang lebih aman yakni ke rumah sakit yang sudah ditentukan pemerintah daerah. (Baca juga: Pemprov Papua Perpanjang Kegiatan Belajar di Rumah hingga 19 Juni)
Sebelumnya, NS dan 5 anaknya dinyatakan positif Covid-19 yang telah diumumkan Gugus Tugas Covid-19 Kobar pada 1 Juni 2020 malam. Namun, hingga Rabu 3 Juni 2020 belum dijemput untuk isolasi di rumah sakit.
“Ibu saya meninggal karena Covid-19 dan sudah dikuburkan pada Senin malam lalu. Sekarang saya dan anak-anak diumumkan positif Covid-19, tapi belum dijemput dan dikasih kabar sama sekali,” ujar NS saat dikunjungi warga yang mengantar bantuan sosial, Rabu (3/6/2020) pagi.
Bahkan, dia merasa dikucilkan. Berita sudah menyebar ke mana-mana. Semua menjauh dan dirinya bersama keluarga hanya bisa pasrah di dalam rumah.
Sebelumnya juga akun FB @Muhammad Asary memposting video ada pasien positif Covid-19 yang marah-marah. Postingan pada Rabu 3 Juni 2020 sekitar pukul 18.00 WIB itu sudah dibanjiri banyak komentar.
Sebelumnya, NS dan 5 anaknya dinyatakan positif Covid-19 yang telah diumumkan Gugus Tugas Covid-19 Kobar pada 1 Juni 2020 malam. Namun, hingga Rabu 3 Juni 2020 belum dijemput untuk isolasi di rumah sakit.
“Ibu saya meninggal karena Covid-19 dan sudah dikuburkan pada Senin malam lalu. Sekarang saya dan anak-anak diumumkan positif Covid-19, tapi belum dijemput dan dikasih kabar sama sekali,” ujar NS saat dikunjungi warga yang mengantar bantuan sosial, Rabu (3/6/2020) pagi.
Bahkan, dia merasa dikucilkan. Berita sudah menyebar ke mana-mana. Semua menjauh dan dirinya bersama keluarga hanya bisa pasrah di dalam rumah.
Sebelumnya juga akun FB @Muhammad Asary memposting video ada pasien positif Covid-19 yang marah-marah. Postingan pada Rabu 3 Juni 2020 sekitar pukul 18.00 WIB itu sudah dibanjiri banyak komentar.
(jon)
Lihat Juga :