Warga Protes Pemakaman Protokol COVID-19, Begini Respons Polda Sulsel
Rabu, 03 Juni 2020 - 23:05 WIB
Baca juga: Istri Dimakamkan Protokol Corona, Ryadi: Demi Apapun Saya Akan Ambil Jenazahnya
Berdasarkan itulah kemudian menjadi penentuan status sementaranya masuk PDP, sambil menunggu hasil swab yang membutuhkan waktu untuk diketahui hasilnya.
"Hasil pemeriksaan swab membutuhkan waktu yang cukup lama, almarhumah meninggal sebelum hasil swab diperoleh. Karena itu maka dikebumikan dengan status PDP COVID,” lanjut dia.
Ibrahim pun mengapresiasi pihak keluarga almarhumah yang cukup kooperatif dan memahami situasi serta aturan yang ada saat itu. Walaupun, kata dia, harus mengorbankan suasana mendalam keluarga.
Namun hal itu dilakukan sebagai upaya mengedepankan antisipasi. Agar keluarga dan sanak saudara tidak terkontaminasi COVID-19.
“Saya maklum hal seperti ini memang menjadi fenomena dan menjadi permasalahan umum. Namun kita berharap masyarakat dapat memahami situasi yang terjadi dan memahami tentang adanya protokol-protokol kesehatan yang di terapkan untuk menyesuaikan situasi dengan kondisi COVID-19 ini,” urai Ibrahim.
Berdasarkan itulah kemudian menjadi penentuan status sementaranya masuk PDP, sambil menunggu hasil swab yang membutuhkan waktu untuk diketahui hasilnya.
"Hasil pemeriksaan swab membutuhkan waktu yang cukup lama, almarhumah meninggal sebelum hasil swab diperoleh. Karena itu maka dikebumikan dengan status PDP COVID,” lanjut dia.
Ibrahim pun mengapresiasi pihak keluarga almarhumah yang cukup kooperatif dan memahami situasi serta aturan yang ada saat itu. Walaupun, kata dia, harus mengorbankan suasana mendalam keluarga.
Namun hal itu dilakukan sebagai upaya mengedepankan antisipasi. Agar keluarga dan sanak saudara tidak terkontaminasi COVID-19.
“Saya maklum hal seperti ini memang menjadi fenomena dan menjadi permasalahan umum. Namun kita berharap masyarakat dapat memahami situasi yang terjadi dan memahami tentang adanya protokol-protokol kesehatan yang di terapkan untuk menyesuaikan situasi dengan kondisi COVID-19 ini,” urai Ibrahim.
Lihat Juga :