Warga Protes Pemakaman Protokol COVID-19, Begini Respons Polda Sulsel
Rabu, 03 Juni 2020 - 23:05 WIB
Ibrahim turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggal almarhumah ini. Diapun meyakinkankan masyarakat Sulsel bahwa RS Bhayangkara berprinsip tetap mengedepankan pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga: Selama Pandemi, Sudah 203 Jenazah COVID-19 Dikuburkan di Macanda
Sebelumnya diberitakan, Andi Baso Ryadi Mappasulle, warga Kabupaten Gowa, Sulsel berencana menggugat Tim Gugus Tugas COVID-19 Sulsel, lantaran tak terima jenazah istrinya Nurhayani Abrar dimakamkan dengan protokol pasien virus corona atau COVID-19 , sekalipun hasil uji swab almarhumah negatif.
Ryadi mempermasalahkan sikap tim gugus, karena ngotot memakamkan istrinya di tempat pemakaman khusus (TPK) di Macanda, Kabupaten Gowa, 15 Mei lalu. Istri Ryadi ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) oleh pihak RS Bhayangkara.
Baca juga: Selama Pandemi, Sudah 203 Jenazah COVID-19 Dikuburkan di Macanda
Sebelumnya diberitakan, Andi Baso Ryadi Mappasulle, warga Kabupaten Gowa, Sulsel berencana menggugat Tim Gugus Tugas COVID-19 Sulsel, lantaran tak terima jenazah istrinya Nurhayani Abrar dimakamkan dengan protokol pasien virus corona atau COVID-19 , sekalipun hasil uji swab almarhumah negatif.
Ryadi mempermasalahkan sikap tim gugus, karena ngotot memakamkan istrinya di tempat pemakaman khusus (TPK) di Macanda, Kabupaten Gowa, 15 Mei lalu. Istri Ryadi ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) oleh pihak RS Bhayangkara.
(luq)
Lihat Juga :