Terpuruk hingga Tutup Akibat Pandemi, Restoran Rindu Alam Bakal Dihidupkan Lagi
Selasa, 12 Oktober 2021 - 04:11 WIB
Untuk diketahui, restoran ini menempati lahan milik Pemprov Jabar dimana Letjen TNI Ibrahim Adjie pada 1979 membangun tempat makan itu. Restoran mulai beroperasi 1980 silam dan terpaksa berhenti beroperasi akibat pandemi hingga akhirnya ditutup Februari 2020 karena habis masa kontrak.
Menurut Uu, secara teori dan legalitas, pemanfaatan kembali area wisata Rindu Alam sangat memungkinkan. Namun, kata Uu, perlu dilakukan hati-hati agar tidak melanggar aturan. Baca: Kebakaran Hebat Landa Bima, 63 Rumah Ludes Rata Tanah.
Adapun pengembangan area wisata Rindu Alam ini terdiri dari tiga tahapan pemanfaatan, yakni sebagai restoran wisata, cafe, serta pujasera. Uu memastikan, pengembangan tersebut akan memberi manfaat kepada masyarakat sekitar. Baca Juga: Puluhan Makam Kuno Kepala Menghadap Timur Gegerkan Blora.
“Ada tiga tahapan, yaitu restoran wisata, cafe, dan pujasera. Mau pakai yang mana, kita ambil yang lebih manfaat, lebih maslahat, tidak merugikan dan juga tidak melanggar aturan yang ada. Oleh karena itu, kami akan sangat hati-hati saat memanfaatkan aset milik pemda provinsi ini," tandas Uu. agung bakti sarasa
Menurut Uu, secara teori dan legalitas, pemanfaatan kembali area wisata Rindu Alam sangat memungkinkan. Namun, kata Uu, perlu dilakukan hati-hati agar tidak melanggar aturan. Baca: Kebakaran Hebat Landa Bima, 63 Rumah Ludes Rata Tanah.
Adapun pengembangan area wisata Rindu Alam ini terdiri dari tiga tahapan pemanfaatan, yakni sebagai restoran wisata, cafe, serta pujasera. Uu memastikan, pengembangan tersebut akan memberi manfaat kepada masyarakat sekitar. Baca Juga: Puluhan Makam Kuno Kepala Menghadap Timur Gegerkan Blora.
“Ada tiga tahapan, yaitu restoran wisata, cafe, dan pujasera. Mau pakai yang mana, kita ambil yang lebih manfaat, lebih maslahat, tidak merugikan dan juga tidak melanggar aturan yang ada. Oleh karena itu, kami akan sangat hati-hati saat memanfaatkan aset milik pemda provinsi ini," tandas Uu. agung bakti sarasa
(nag)
Lihat Juga :