Miris! Bangunan SD di Padangsidimpuan Mirip Kandang Kambing
Selasa, 05 Oktober 2021 - 21:52 WIB
PADANGSIDEMPUAN - Miris, bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 200218, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), mirip kandang kambing. Akibatnya, para siswa terpaksa belajar beratapkan langit.
Atap sekolah tempat siswa-siswi belajar sudah bocor dan rusak parah. Sehingga, apabila hujan dikhawatirkan siswa yang sekolah di tempat tersebut kehujanan. Ditambah lagi, pintu ruang kelas juga sudah rusah.
Bahkan, di salah satu ruangan atapnya sudah tidak ada dan belum diperbaiki. Asbes sekolah tersebut juga mengalami kerusakan dan tidak layak pakai.
Selain mengalami kerusakan, bangunan itu juga sudah tumbuhi tanaman akibat tidak adanya perawatan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Muhammad Luthih Siregar mengakui kondisi sekolah tersebut sudah rusak. Namun, dia tidak bisa memberikan keterangan yang lebih. "Jumpai saja kepala sekolahnya, dia yang lebih tahu," ujarnya.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Busana, Autopsi Ulang Kuatkan Polisi Ungkap Identitas Pembunuh
Ditanya apakah sekolah tersebut sudah lama mengalami kerusakan parah, Luthi menjawab bahwa kondisi tersebut memang sudah lama rusak.
"Siswa di sekolah itu juga sudah sedikit," ujarnya memberi alasan.
Lihat Juga: Miris! 2 Tahun Siswa SD Belajar dan Menulis di Lantai, Wali Murid Geruduk SD di Batu Bara
Atap sekolah tempat siswa-siswi belajar sudah bocor dan rusak parah. Sehingga, apabila hujan dikhawatirkan siswa yang sekolah di tempat tersebut kehujanan. Ditambah lagi, pintu ruang kelas juga sudah rusah.
Bahkan, di salah satu ruangan atapnya sudah tidak ada dan belum diperbaiki. Asbes sekolah tersebut juga mengalami kerusakan dan tidak layak pakai.
Selain mengalami kerusakan, bangunan itu juga sudah tumbuhi tanaman akibat tidak adanya perawatan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Muhammad Luthih Siregar mengakui kondisi sekolah tersebut sudah rusak. Namun, dia tidak bisa memberikan keterangan yang lebih. "Jumpai saja kepala sekolahnya, dia yang lebih tahu," ujarnya.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Busana, Autopsi Ulang Kuatkan Polisi Ungkap Identitas Pembunuh
Ditanya apakah sekolah tersebut sudah lama mengalami kerusakan parah, Luthi menjawab bahwa kondisi tersebut memang sudah lama rusak.
"Siswa di sekolah itu juga sudah sedikit," ujarnya memberi alasan.
Lihat Juga: Miris! 2 Tahun Siswa SD Belajar dan Menulis di Lantai, Wali Murid Geruduk SD di Batu Bara
(shf)
tulis komentar anda