5 Kabupaten di Jatim Jadi Pilot Project Penanggulangan Kemiskinan

Selasa, 28 September 2021 - 19:11 WIB
Dari rakor tersebut diketahui, di Jatim terdapat 4,5 juta warga miskin. Dari jumlah itu, sekitar 1,7 juta diantaranya masuk kategori kemiskinan ekstrem. Kemiskinan tertinggi terdapat di Kabupaten Probolinggo. Disusul Sumenep dan Bangkalan. Sedangkan Lamongan berada di peringkat 14 dan Bojonegoro di peringkat 19.

"Kami menerjunkan 15 OPD (organisasi perangkat daerah) untuk penanganan percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Jatim," pungkas Khofifah.

Data BPS Jatim mencatat, pada Maret 2021, jumlah penduduk miskin di Jatim berkurang 13.240 jiwa. Dari kondisi September 2020 sebanyak 4.585.970 jiwa atau 11,46 persen, menjadi 4.572.730 jiwa atau sebesar 11,40 persen. Sementara angka pengangguran mencapai 5,17 persen.

Pada wilayah perkotaan persentase penduduk miskin meningkat 0,01 persen. Dari 8,37 persen pada bulan September 2020 menjadi 8,38 persen pada Maret 2021. Sementara persentase penduduk miskin di pedesaan pada September 2020 sebesar 15,16 persen, turun menjadi 15,05 persen pada Maret 2021.

Selama periode September 2020 - Maret 2021, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 20.090 jiwa. Dari 1.820.130 jiwa pada September 2020 menjadi 1.840.210 jiwa pada Maret 2021. Sementara di daerah pedesaan turun sebanyak 33.320 jiwa. Dari 2.765.840 jiwa pada September 2020 menjadi 2.732.510 jiwa pada Maret 2021.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!