Kapasitas Terisi 30%, RS Rujukan COVID-19 Antisipasi Lonjakan Pasien
Sabtu, 30 Mei 2020 - 14:56 WIB
Foto/ilustrasi.inews.id
BANDUNG - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat meningkatkan kesiapan manajemen pelayanan rumah sakit (RS) rujukan menjelang new normal.
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Berli Hamdani mengatakan, peningkatan kesiapan manajemen pelayanan itu mulai pelayanan dasar, transportasi rujukan, sampai ruang-ruang perawatan di RS untuk menekan risiko kematian kepada pasien positif COVID-19.
"Semuanya diperbaiki dan distandarisasi ulang sesuai standar baru untuk layanan COVID-19," kata Berli di Bandung, Sabtu (30/5/2020).
(Baca: Palsukan Miras Bermerek, Racik Oplosan Soda-Alkohol Berkadar 96%)
Berli melaporkan, saat ini, tingkat keterisian ruang perawatan di rumah sakit rujukan COVID-19 hanya 30,21 persen. "Artinya, sekitar 69,79 persen ruang perawatan di RS rujukan masih tersedia," sebut Berli.
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Berli Hamdani mengatakan, peningkatan kesiapan manajemen pelayanan itu mulai pelayanan dasar, transportasi rujukan, sampai ruang-ruang perawatan di RS untuk menekan risiko kematian kepada pasien positif COVID-19.
"Semuanya diperbaiki dan distandarisasi ulang sesuai standar baru untuk layanan COVID-19," kata Berli di Bandung, Sabtu (30/5/2020).
(Baca: Palsukan Miras Bermerek, Racik Oplosan Soda-Alkohol Berkadar 96%)
Berli melaporkan, saat ini, tingkat keterisian ruang perawatan di rumah sakit rujukan COVID-19 hanya 30,21 persen. "Artinya, sekitar 69,79 persen ruang perawatan di RS rujukan masih tersedia," sebut Berli.
Lihat Juga :