Kades di Jateng Diminta Bantu Warga yang Belum Dapat Bantuan Tunai
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 06:30 WIB
Kepala Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah Sugeng Riyanto. Foto/IST
SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta semua kepala desa (kades) untuk memaksimalkan bantuan langsung tunai Dana Desa (DD) untuk warga kurang mampu. Ini guna membantu warga terdampak pandemi COVID-19 yang tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Kementrian Sosial, seperti BST (Bantuan Sosial Tunai).
Kepala Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah Sugeng Riyanto menyebut, penggunaan dana desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) sudah diatur oleh pemerintah. Mereka yang tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berhak mendapat bantuan yang bersumber dari dana desa.
"Penggunaan BLT DD itu pasti (sudah diatur), diperuntukkan bagi mereka yang belum termasuk DTKS. BLT DD itu penyapu ranjau bagi yang belum dapatkan bantuan. Bertambah setiap bulan tidak apa-apa, yang penting ada musyawarah desa khusus (Musdesus)," ujar Sugeng, Jumat (6/8/2021).
Baca juga: Vaksinasi COVID-19 Jateng Masih Jauh dari Target, Kenapa?
Kepala Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah Sugeng Riyanto menyebut, penggunaan dana desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) sudah diatur oleh pemerintah. Mereka yang tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berhak mendapat bantuan yang bersumber dari dana desa.
"Penggunaan BLT DD itu pasti (sudah diatur), diperuntukkan bagi mereka yang belum termasuk DTKS. BLT DD itu penyapu ranjau bagi yang belum dapatkan bantuan. Bertambah setiap bulan tidak apa-apa, yang penting ada musyawarah desa khusus (Musdesus)," ujar Sugeng, Jumat (6/8/2021).
Baca juga: Vaksinasi COVID-19 Jateng Masih Jauh dari Target, Kenapa?
Lihat Juga :