MUI Jabar Dukung Tempat Ibadah Buka saat Tatanan Normal Baru
Kamis, 28 Mei 2020 - 13:45 WIB
(Baca: Gubernur Jabar Ajak Media Massa Edukasi Masyarakat soal New Normal)
Rafani mengemukakan, new normal merupakan salah satu upaya masyarakat untuk kembali ke kehidupan normal meski harus menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus Corona atau COVID-19.
"Walaupun kembali ke kehidupan normal, tapi dengan suasana baru. Jadi artinya masih ada pembatasan. Ini kan langkah-langkah bertahap. Di mal juga dibatasi. Sekarang juga sudah ada protokol bagaimana untuk kerja di kantor dan industri. Kami melihat semua itu dalam rangka pertahapan. Karena tidak bisa sekaligus. Kalau sekaligus dikhawatirkan tidak terduga dan tahu-tahu penyebaran meledak," ujar dia.
Menurut Rafani, tatanan nornal baru merupakan bagian dari ikhtiar. "Masa pemulihan kan nggak bisa langsung. Kayak orang sakit kan nggak bisa langsung main bola (setelah dinyatakan sembuh)," tutur Rafani.
(Baca: New Normal, Perusahaan Diminta Beri Fasilitas Rapid Test Pekerja)
Rafani mengemukakan, new normal merupakan salah satu upaya masyarakat untuk kembali ke kehidupan normal meski harus menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus Corona atau COVID-19.
"Walaupun kembali ke kehidupan normal, tapi dengan suasana baru. Jadi artinya masih ada pembatasan. Ini kan langkah-langkah bertahap. Di mal juga dibatasi. Sekarang juga sudah ada protokol bagaimana untuk kerja di kantor dan industri. Kami melihat semua itu dalam rangka pertahapan. Karena tidak bisa sekaligus. Kalau sekaligus dikhawatirkan tidak terduga dan tahu-tahu penyebaran meledak," ujar dia.
Menurut Rafani, tatanan nornal baru merupakan bagian dari ikhtiar. "Masa pemulihan kan nggak bisa langsung. Kayak orang sakit kan nggak bisa langsung main bola (setelah dinyatakan sembuh)," tutur Rafani.
(Baca: New Normal, Perusahaan Diminta Beri Fasilitas Rapid Test Pekerja)
Lihat Juga :