Kasus Covid-19 Tambah 24 Orang, Meninggal Per Pekan Meningkat

Rabu, 21 Juli 2021 - 13:57 WIB
Juru Bicara yang juga Kepala Dinas Kesehatan itu menuturkan, risiko meninggal dunia pasien terkonfirmasi Covid-19 dipengaruhi banyak faktor. Selain faktor usia, penyakit penyerta, dan juga faktor penanganan medis.

"Kasus-kasus yang berakhir fatal, meninggal dunia, umumnya karena faktor usia dan memiliki penyakit penyerta (komorbid) seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, atau diabetes, dan faktor keterlambatan penanganan karena datang ke fasilitas kesehatan ketika penyakitnya sudah memasuki stadium lanjut," katanya.

Sebenarnya, lanjut Khairul, tujuan dari testing dan tracing dalam strategi penanganan pandemi Covid-19, selain untuk memutuskan rantai penularan virus Corona di dalam masyarakat juga untuk memperkecil risiko meninggal dunia.

Berdasarkan hasil testing dan tracing tersebut segera diketahui bila seseorang sudah terinfeksi virus Corona meski belum muncul gejala, dan segera mendapatkan penanganan secara medis (treatment). “Semakin cepat terdeteksi Covid-19 pada diri seseorang, akan semakin kecil risikonya berakhir fatal,” ujarnya.

Khairul mengimbau masyarakat untuk tidak menghindari tim surveilance kesehatan distrik yang melakukan testing dan tracing ke kampung-kampung. "Tugas mereka untuk melakukan deteksi dini kasus Covid-19 dan pengobatan dini bagi yang terkonfirmasi positif sudah terinfeksi virus Corona," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!