Indonesia Masuk 24 Negara dengan Lonjakan Kasus Covid-19 Tertinggi
Rabu, 14 Juli 2021 - 08:55 WIB
WHO menyebut Indonesia masuk 24 negara di dunia yang sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19 paling tinggi. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Penanganan Covid-19 terus dioptimalkan pemerintah. Meski demikian, hal itu belum cukup untuk membendung lonjakan kasus positif yang terjadi belakangan ini. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebut Indonesia masuk 24 negara di dunia yang sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19 paling tinggi.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia sebagai salah satu di antaranya saat ini mencoba mengoptimalkan berbagai intervensi secara bersamaan untuk meminimalisasi penularan.
Terutama, kata Wiku, memperhatikan kemunculan varian baru, pengendalian mobilitas dan aktivitas sosial masyarakat, pengendalian Covid-19 yang berlapis, dan percepatan vaksinasi di seluruh penjuru negeri.
Wiku juga mengungkapkan ada beberapa update temuan ilmiah dan kebijakan terkait vaksinasi. Menurutnya, umumnya vaksin Covid-19 dapat menghasilkan kekebalan.
Baca Juga: Idul Adha, Satgas NU Peduli COVID-19 Rilis Protokol Kurban Masa Pandemi
“Berdasarkan beberapa penelitian, kekebalan yang ditimbulkan setelah vaksin dosis kedua dapat bertahan pada tubuh manusia dalam kurun beberapa bulan atau bahkan tahunan,” ujarnya dari keterangan yang diterima, Rabu (14/7/2021).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia sebagai salah satu di antaranya saat ini mencoba mengoptimalkan berbagai intervensi secara bersamaan untuk meminimalisasi penularan.
Terutama, kata Wiku, memperhatikan kemunculan varian baru, pengendalian mobilitas dan aktivitas sosial masyarakat, pengendalian Covid-19 yang berlapis, dan percepatan vaksinasi di seluruh penjuru negeri.
Wiku juga mengungkapkan ada beberapa update temuan ilmiah dan kebijakan terkait vaksinasi. Menurutnya, umumnya vaksin Covid-19 dapat menghasilkan kekebalan.
Baca Juga: Idul Adha, Satgas NU Peduli COVID-19 Rilis Protokol Kurban Masa Pandemi
“Berdasarkan beberapa penelitian, kekebalan yang ditimbulkan setelah vaksin dosis kedua dapat bertahan pada tubuh manusia dalam kurun beberapa bulan atau bahkan tahunan,” ujarnya dari keterangan yang diterima, Rabu (14/7/2021).
Lihat Juga :