Miris, Ribuan Nakes di Tanjungpinang Belum Terima Insentif sejak Januari
Senin, 28 Juni 2021 - 14:04 WIB
Persoalan penelusuran itu, kata dia disebabkan data dari laboraturium rumah sakit yang belum atau tidak diserahkan ke Dinas Kesehatan Tanjungpinang. Jika diserahkan, maka nakes dapat melakukan penelusuran berdasarkan data tersebut.
"Seperti data dari laboraturium RSAL, ada 40 orang yang positif, kemudian kami melakukan penelusuran secara maksimal untuk memutus rantai penularan," katanya, Senin (28/6/2021).
Sementara itu, Sekda Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari menjelaskan bahwa anggaran untuk membayar insentif nakes tersebut bersumber dari dana tidak terduga APBD tahun 2021.
Pembayaran insentif tersebut diprioritaskan untuk nakes yang bertugas di RSUD Tanjungpinang. Namun Teguh belum mengetahui berapa nilainya. "Sekarang masih proses pencairan. Mudah-mudahan segera dicairkan," katanya.
"Seperti data dari laboraturium RSAL, ada 40 orang yang positif, kemudian kami melakukan penelusuran secara maksimal untuk memutus rantai penularan," katanya, Senin (28/6/2021).
Sementara itu, Sekda Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari menjelaskan bahwa anggaran untuk membayar insentif nakes tersebut bersumber dari dana tidak terduga APBD tahun 2021.
Pembayaran insentif tersebut diprioritaskan untuk nakes yang bertugas di RSUD Tanjungpinang. Namun Teguh belum mengetahui berapa nilainya. "Sekarang masih proses pencairan. Mudah-mudahan segera dicairkan," katanya.
(shf)
Lihat Juga :