Siswi SMP Asal Lutim Berkesempatan Berdialog dengan Sekjen Kemenkeu
Minggu, 27 Juni 2021 - 16:45 WIB
Dalam dialog bersama tersebut, Sekjen Heru menanyakan harapan Hazura Indar Faradiba dari program Kemenkeu Satu Negeri. Diba, sapaan akrabnya, menjawab bahwa Kementerian Keuangan merupakan lembaga negara yang memiliki peran krusial dalam pembangunan, termasuk di wilayah Indonesia Timur.
Diba berharap, banyak pejabat atau tokoh nasional yang mau berkunjung ke sekolah-sekolah di Indonesia Timur, termasuk di Sorowako yang notabenenya jarang dikunjungi pejabat dari Pusat. "Saya ingin para generasi muda apalagi yang dari daerah ikut juga dilibatkan dalam perencanaan pembangunan di daerah masing-masing sesuai passion kita dan kemampuan kita," jelas Diba.
Pada kesempatan itu, Diba juga menjelaskan bahwa di tengah pandemi, dirinya juga menyibukkan diri untuk menulis sebuah buku. Bahkan baru-baru ini, buku yang sudah ditulisnya sudah sampai ke tangan Presiden Joko Widodo. Sekjen Heru pun menyambut antusias.
"Saya mengatakan apakah Bapak bersedia untuk saya kirimkan buku tulisan saya itu? Dan beliau senang sekali. Lalu saya meminta apakah boleh saya juga menitipkan sebuah buku untuk saya kirimkan ke Ibu Sri Mulyani dan beliau senang sekali. Dan beliau bilang segera ditindaklanjuti. Beliau lalu mengundang saya ke Jakarta," jelas Diba.
Baca Juga: Pajak Sembako Bikin Gaduh, Ganjar Minta Kemenkeu Klarifikasi
Diba berharap, banyak pejabat atau tokoh nasional yang mau berkunjung ke sekolah-sekolah di Indonesia Timur, termasuk di Sorowako yang notabenenya jarang dikunjungi pejabat dari Pusat. "Saya ingin para generasi muda apalagi yang dari daerah ikut juga dilibatkan dalam perencanaan pembangunan di daerah masing-masing sesuai passion kita dan kemampuan kita," jelas Diba.
Pada kesempatan itu, Diba juga menjelaskan bahwa di tengah pandemi, dirinya juga menyibukkan diri untuk menulis sebuah buku. Bahkan baru-baru ini, buku yang sudah ditulisnya sudah sampai ke tangan Presiden Joko Widodo. Sekjen Heru pun menyambut antusias.
"Saya mengatakan apakah Bapak bersedia untuk saya kirimkan buku tulisan saya itu? Dan beliau senang sekali. Lalu saya meminta apakah boleh saya juga menitipkan sebuah buku untuk saya kirimkan ke Ibu Sri Mulyani dan beliau senang sekali. Dan beliau bilang segera ditindaklanjuti. Beliau lalu mengundang saya ke Jakarta," jelas Diba.
Baca Juga: Pajak Sembako Bikin Gaduh, Ganjar Minta Kemenkeu Klarifikasi
Lihat Juga :