Bikin Malu Polri, Sebelum Bakar Istri Keduanya, Bripka IPS Paksa Utang ke Kapolres
Kamis, 24 Juni 2021 - 19:44 WIB
Anggota Polres Sorong Kota, tega bakar istrinya sendiri hingga tewas. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripaty
SORONG - Aksi sadis dilakukan seorang anggota polisi dari Polres Sorong Kota. Polisi berinisial Bripka IPS tersebut, nekat membakar istri yang baru dinikahinya tiga bulan lalu, hingga akhirnya tewas.
Baca juga: Bripka IPS Bakar Istri yang Baru 3 Bulan Dinikahi, Sempat Sebut Terbakar Akibat Kompor
Meski sempat menyangkal telah membakar istrinya sendiri, dan menegaskan kematian istrinya akibat ledakan kompor. Bripka IPS tak bisa mengelak, ketika tim identifikasi Polres Sorong Kota, melakukan penyelidikan, dan menemukan bukti adanya kesengajaan dalam kasus kebakaran itu.
Sebelum membakar istrinya sendiri, bapak lima anak ini ternyata sempat meminjam uang ke Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan. "Kasus ini diduga dipicu masalah ekonomi keluarga," tegas Ary. Baca juga: Warga Kabupaten Blitar Dilarang Mengonsumsi Daging Sapi Tulungagung, Ada Apa?
Ary juga menyebutkan, sebelum kejadian memilukan itu, Bripka IPS sempat menghadap kepadanya untuk mengajukan pinjaman uang , dengan alasan untuk keperluan keluarga. "Saya tidak menyetujuinya, karena nilainya sangat tinggi, takutnya justru menimbulkan masalah baru," terangnya.
Baca juga: Bripka IPS Bakar Istri yang Baru 3 Bulan Dinikahi, Sempat Sebut Terbakar Akibat Kompor
Meski sempat menyangkal telah membakar istrinya sendiri, dan menegaskan kematian istrinya akibat ledakan kompor. Bripka IPS tak bisa mengelak, ketika tim identifikasi Polres Sorong Kota, melakukan penyelidikan, dan menemukan bukti adanya kesengajaan dalam kasus kebakaran itu.
Sebelum membakar istrinya sendiri, bapak lima anak ini ternyata sempat meminjam uang ke Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan. "Kasus ini diduga dipicu masalah ekonomi keluarga," tegas Ary. Baca juga: Warga Kabupaten Blitar Dilarang Mengonsumsi Daging Sapi Tulungagung, Ada Apa?
Ary juga menyebutkan, sebelum kejadian memilukan itu, Bripka IPS sempat menghadap kepadanya untuk mengajukan pinjaman uang , dengan alasan untuk keperluan keluarga. "Saya tidak menyetujuinya, karena nilainya sangat tinggi, takutnya justru menimbulkan masalah baru," terangnya.