Warga Penolak Pemakaman Jenazah COVID-19 Minta Maaf
Selasa, 15 Juni 2021 - 10:43 WIB
"Saya Rohmadi alias Mandra (42) secara pribadi dan bersama - sama memohon maaf sebesar atas peristiwa tersebut karena kurangnya pemahaman kami terhadap pemakaman jenazah COVID-19 ," katanya didampingi Sudiro dan Kepala Desa Sidorejo Sidik Nur Syafei Senin (14/6/2021).
Dalam pernyatannya keduanya siap menerima konsekuensi atas sikap dan perilaku agar kasus serupa tidak terulang kembali. Dalam kesempatan tersebut keduanya menyebut tidak pernah ada sosialiasi tentang pemakaman jenazah COVID-19 dari pemerintah.
Lurah Sidorejo Sidik Nur Syafe'i berjanji akan segera melakukan edukasi ke masing-masing padukuhan terkait pasien maupun informasi tentang pemakaman jenazah COVID-19. Dengan demikian diharapkan warga masyarakat bisa mengetahui informasi tentang COVID-19.
"Sebenarnya sudah pernah dilakukan sosialiasi ditingkat Padukuhan oleh para Pamong. Tapi mungkin pak RT ini (Sudiro) tidak berangkat," kilahnya. Baca juga: COVID-19 di Gunungkidul Sehari Tambah 102 Kasus, Satu Dusun Terpaksa Lockdown
Dengan agenda permintaan maaf tersebut, semua pihak bisa menerima dan memahami sehingga kasus penolakan jenazah COVID-19 tidak lagi terjadi.
Dalam pernyatannya keduanya siap menerima konsekuensi atas sikap dan perilaku agar kasus serupa tidak terulang kembali. Dalam kesempatan tersebut keduanya menyebut tidak pernah ada sosialiasi tentang pemakaman jenazah COVID-19 dari pemerintah.
Lurah Sidorejo Sidik Nur Syafe'i berjanji akan segera melakukan edukasi ke masing-masing padukuhan terkait pasien maupun informasi tentang pemakaman jenazah COVID-19. Dengan demikian diharapkan warga masyarakat bisa mengetahui informasi tentang COVID-19.
"Sebenarnya sudah pernah dilakukan sosialiasi ditingkat Padukuhan oleh para Pamong. Tapi mungkin pak RT ini (Sudiro) tidak berangkat," kilahnya. Baca juga: COVID-19 di Gunungkidul Sehari Tambah 102 Kasus, Satu Dusun Terpaksa Lockdown
Dengan agenda permintaan maaf tersebut, semua pihak bisa menerima dan memahami sehingga kasus penolakan jenazah COVID-19 tidak lagi terjadi.
(don)
Lihat Juga :