Perceraian di Bulukumba Didominasi Orang Ketiga, Ada 448 Janda-Duda Baru
Senin, 13 April 2020 - 13:39 WIB
Pengamat Hukum Bulukumba, Ahmad Kurnia Kadir, berpendapat tingginya angka perceraian memang dipengaruhi beberapa faktor. Selain penggunaan handphone dan media sosial secara tidak tepat, faktor ekonomi juga sangat berpengaruh.
Kata dia, kesulitan ekonomi kerap kali berujung pada terjadinya KDRT. Tidak sedikit pula pernikahan di bawah umur terjadi karena faktor ekonomi yang ujung-ujungnya nanti hanya akan bercerai.
"Selain handphone atau penggunaan media sosial secara tidak tepat, biasanya juga dipengaruhi oleh ketidakharmonisan berujung pertengkaran dan KDRT yang disebabkan faktor kesulitan ekonomi. Meningkatnya jumlah pernikahan di bawah umur belum masuk kategori dewasa juga menjadi faktor," tandasnya.
Kata dia, kesulitan ekonomi kerap kali berujung pada terjadinya KDRT. Tidak sedikit pula pernikahan di bawah umur terjadi karena faktor ekonomi yang ujung-ujungnya nanti hanya akan bercerai.
"Selain handphone atau penggunaan media sosial secara tidak tepat, biasanya juga dipengaruhi oleh ketidakharmonisan berujung pertengkaran dan KDRT yang disebabkan faktor kesulitan ekonomi. Meningkatnya jumlah pernikahan di bawah umur belum masuk kategori dewasa juga menjadi faktor," tandasnya.
(tri)
Lihat Juga :