Ada Penambahan Dua Klaster COVID-19, KBB Kembali Masuk Zona Merah

Selasa, 08 Juni 2021 - 19:09 WIB
Melonjaknya kasus COVID-19, kata Hengki, salah satunya akibat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menerapkan disiplin prokes mulai kendor. Termasuk juga mobilitas saat libur Lebaran yang cukup tinggi jadi salah satu faktor pemicu.

Dia mencontohkan, untuk kemunculan kasus COVID-19 di Desa Cibogo, Kecamatan Lembang. Salah satunya karena terpapar sehabis pulang menjenguk yang sakit dan tetap berkegiatan dengan berkerumun. Sehingga keluarga dan tetangga terdekat di RW tersebut jadi ikut terpapar.

"Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan kembali bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir. Program vaksinasi juga belum menyentuh seluruh masyarakat, sehingga penanganan ini mesti terintegrasi melibatkan seluruh stakeholder," imbuhnya. Baca juga: Danpussenkav Kodiklatad Resmikan Anggatra Turangga Equestrian di Padalarang

Disinggung soal keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 di KBB yang kondisinya penuh, Hengki berjanji akan segera menambah bed khususnya di setiap RSUD di bawah pengelolaan Pemda KBB.

"Kalau penuh kita tambah bed-nya, itu harus dilakukan jangan sampai pasien yang harus isolasi di rumah sakit tidak tertampung," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!