Dirujuk Sebagai Pasien Jantung, Warga Blitar Ternyata PDP Corona
Senin, 13 April 2020 - 13:20 WIB
Krisna Yekti mengaku belum tahu detil kapan PDP bersangkutan pergi ke Surabaya. Karena alasan pasien keburu meninggal dunia, pihaknya juga belum sempat melacak orang orang yang berinteraksi dengan pasien. "Ini mendadak banget. Jadi belum sempat kebawah (tracing)," kata Krisna Yekti.
Dalam kesempatan itu Krisna juga mengatakan pemberitahuan dari pihak RSUD Iskak Tulungagung terkait status PDP juga sedikit terlambat. Namun kendati demikian proses pemakaman tetap memakai protokoler sebagaimana pasien Covid-19.
"Notifikasinya (PDP) dari Iskak (RSUD Iskak Tulungagung) kayake terlambat," tambah Krisna Yekti. Hingga saat ini jumlah PDP di Kabupaten Blitar menjadi tujuh orang. Dengan perincian dua orang sembuh, dua orang meninggal dunia dan tiga orang masih menjalani perawatan.
Dalam kesempatan itu Krisna juga mengatakan pemberitahuan dari pihak RSUD Iskak Tulungagung terkait status PDP juga sedikit terlambat. Namun kendati demikian proses pemakaman tetap memakai protokoler sebagaimana pasien Covid-19.
"Notifikasinya (PDP) dari Iskak (RSUD Iskak Tulungagung) kayake terlambat," tambah Krisna Yekti. Hingga saat ini jumlah PDP di Kabupaten Blitar menjadi tujuh orang. Dengan perincian dua orang sembuh, dua orang meninggal dunia dan tiga orang masih menjalani perawatan.
(yus)
Lihat Juga :