Masih Berproses Hukum, Pembangunan Jembatan Bialo Dihentikan
Kamis, 03 Juni 2021 - 12:54 WIB
Rudy mengaku, tak ingin salah langkah meski anggarannya itu dalam posisi kontrak. Namun untuk proses pencairan pihaknya tidak berani untuk melakukan hingga mendapat petunjuk lebih lanjut.
"Jangan sampai persoalan lain muncul jika terlalu cepat mencairkan," kata Rudy Ramlan.
Sehingga dirinya berencanan, akan melakukan recofushing anggaran jembatan yang akan menghubungkan Kampung Nipa ke Jalan Menara, Bulukumba tersebut.
Baca Juga: Pengerjaan Jembatan Bialo Bulukumba Tahap Keempat Rusak, DPRD Minta Audit
Hingga saat ini, Rudy Ramlan mengaku, jika Jembatan Bialo telah menelan anggaran puluhan miliar. Dimana tahap awal di 2017 diangggarkan Rp10,7 Miliar untuk pondasinya saja. Dan terus berlanjut setiap tahunya dianggarakan.
Kuasa Pelaksana Anggaran PT Gunung Raya Bulukumba, Toni Arsyad yang dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan proses lelang oleh beberapa pihak. Hanya saja, seharusnya tidak menganggu proses pembangunan pasalnya telah ada kontrak.
"Jangan sampai persoalan lain muncul jika terlalu cepat mencairkan," kata Rudy Ramlan.
Sehingga dirinya berencanan, akan melakukan recofushing anggaran jembatan yang akan menghubungkan Kampung Nipa ke Jalan Menara, Bulukumba tersebut.
Baca Juga: Pengerjaan Jembatan Bialo Bulukumba Tahap Keempat Rusak, DPRD Minta Audit
Hingga saat ini, Rudy Ramlan mengaku, jika Jembatan Bialo telah menelan anggaran puluhan miliar. Dimana tahap awal di 2017 diangggarkan Rp10,7 Miliar untuk pondasinya saja. Dan terus berlanjut setiap tahunya dianggarakan.
Kuasa Pelaksana Anggaran PT Gunung Raya Bulukumba, Toni Arsyad yang dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan proses lelang oleh beberapa pihak. Hanya saja, seharusnya tidak menganggu proses pembangunan pasalnya telah ada kontrak.
Lihat Juga :