Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel untuk Palopo Didominasi Sektor Kesehatan
Minggu, 30 Mei 2021 - 16:54 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Palopo, Firmanzah DP. Foto: Istimewa
PALOPO - Bantuan keuangan daerah yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulsel untuk Pemerintah Kota Palopo tahun 2020dan 2021, didominasi di sektor kesehatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Palopo, Firmanzah DP, menyebutkan selama ini Pemprov Sulsel cukup memberikan perhatian serius di bidang kesehatan, setiap tahunnya digelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah.
Baca Juga: Bertemu Wali Kota Palopo, Pimpinan UT Bahas Kemajuan Pendidikan
"Tahun 2020 Pemprov Sulsel gelontorkan anggaran sebesar Rp6,7 miliar lebih di bidang kesehatan. Ini untuk penanganan stunting sebesar Rp100 juta dan pembayaran iuran kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar Rp6,6 miliar lebih," urainya.
Selain itu, dirinya mengatakan untuk tahun 2021 ini kembali Pemprov Sulsel gelontorkan anggaran untuk pembayaran kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar Rp7,2 miliar lebih.
Selain bantuan keuangan, Pemprov Sulsel juga menurunkan bantuan dalam bentuk program kerja di berbagai bidang, diantaranya belanja hibah untuk rumah ibadah hingga Rp2,8 miliar termasuk bantuan ke Universitas Muhammadiyah sebesar Rp1,3 Miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Palopo, Firmanzah DP, menyebutkan selama ini Pemprov Sulsel cukup memberikan perhatian serius di bidang kesehatan, setiap tahunnya digelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah.
Baca Juga: Bertemu Wali Kota Palopo, Pimpinan UT Bahas Kemajuan Pendidikan
"Tahun 2020 Pemprov Sulsel gelontorkan anggaran sebesar Rp6,7 miliar lebih di bidang kesehatan. Ini untuk penanganan stunting sebesar Rp100 juta dan pembayaran iuran kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar Rp6,6 miliar lebih," urainya.
Selain itu, dirinya mengatakan untuk tahun 2021 ini kembali Pemprov Sulsel gelontorkan anggaran untuk pembayaran kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar Rp7,2 miliar lebih.
Selain bantuan keuangan, Pemprov Sulsel juga menurunkan bantuan dalam bentuk program kerja di berbagai bidang, diantaranya belanja hibah untuk rumah ibadah hingga Rp2,8 miliar termasuk bantuan ke Universitas Muhammadiyah sebesar Rp1,3 Miliar.
Lihat Juga :