Sejumlah ASN Lingkup Pemkab Maros Disebut Terpapar Radikalisme
Kamis, 27 Mei 2021 - 16:36 WIB
Terkait ASN yang masuk dalam jaringan aksi teror yang telah diamankan Densus, pihak Kesbang mengaku sudah di luar ranah mereka. Dia pun mengaku tidak kecolongan, karena oknum itu telah diketahui sebelumnya.
"Kita tidak kecolonganlah, karena memang sudah ada datanya. Tapi kalau sudah begitu, jelas bukan ranah kami. Pihak kami itu hanya pencegahannya saja," paparnya.
Baca Juga: Satgas Konfirmasi 4 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Maros Usai Lebaran
Untuk mengembalikan pemahaman seseorang dari terorisme memang tidaklah mudah, kata To Wadeng, butuh waktu dan pendekatan khusus agar faham itu bisa perlahan berubah menjadi moderat dan toleran.
"Kita tahu namanya faham itu jelas tidak begitu saja kita bisa ubah dari seseorang. Butuh waktu dan pendekatan khusus. Nah makanya peran FKUB inilah yang kita dorong, karena radikalisme ini tidak hanya di Islam tapi di semua agama," pungkasnya.
"Kita tidak kecolonganlah, karena memang sudah ada datanya. Tapi kalau sudah begitu, jelas bukan ranah kami. Pihak kami itu hanya pencegahannya saja," paparnya.
Baca Juga: Satgas Konfirmasi 4 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Maros Usai Lebaran
Untuk mengembalikan pemahaman seseorang dari terorisme memang tidaklah mudah, kata To Wadeng, butuh waktu dan pendekatan khusus agar faham itu bisa perlahan berubah menjadi moderat dan toleran.
"Kita tahu namanya faham itu jelas tidak begitu saja kita bisa ubah dari seseorang. Butuh waktu dan pendekatan khusus. Nah makanya peran FKUB inilah yang kita dorong, karena radikalisme ini tidak hanya di Islam tapi di semua agama," pungkasnya.
(agn)
Lihat Juga :