Selama PSBB, Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman
Kamis, 21 Mei 2020 - 20:26 WIB
Selama PSBB, Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman. Foto/SINDOnews/Dede Feb
PALEMBANG - Pemerintah memastikan stok bahan pangan aman dan tidak terpengaruh dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terlebih saat ini sudah H-3 Idul Fitri.
Hal ini ditegaskan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumsel pada media briefing untuk menyampaikan perkembangan inflasi serta ketersediaan pasokan pangan dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri dan penerapan PSBB.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Hari Widodo mengatakan, realisasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sumsel tercatat deflasi pada level 0,15 persen (mtm), setelah pada bulan Januari-Maret 2020 mengalami inflasi. (Baca juga: PSBB Palembang, Ojol Dilarang Angkut Penumpang)
Menurutnya, perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi volatile food yang melambat karena penurunan harga cabai merah menyusul masuknya masa panen dan tingginya pasokan daging ayam ras di tengah kondisi permintaan yang menurun akibat pembatasan aktivitas, serta kelompok inti dan administered prices yang mencatat deflasi karena penurunan tarif angkutan udara seiring dengan penurunan permintaan.
Hal ini ditegaskan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumsel pada media briefing untuk menyampaikan perkembangan inflasi serta ketersediaan pasokan pangan dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri dan penerapan PSBB.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Hari Widodo mengatakan, realisasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sumsel tercatat deflasi pada level 0,15 persen (mtm), setelah pada bulan Januari-Maret 2020 mengalami inflasi. (Baca juga: PSBB Palembang, Ojol Dilarang Angkut Penumpang)
Menurutnya, perkembangan ini dipengaruhi oleh inflasi volatile food yang melambat karena penurunan harga cabai merah menyusul masuknya masa panen dan tingginya pasokan daging ayam ras di tengah kondisi permintaan yang menurun akibat pembatasan aktivitas, serta kelompok inti dan administered prices yang mencatat deflasi karena penurunan tarif angkutan udara seiring dengan penurunan permintaan.
Lihat Juga :