Penghapusan PPnBM, Dongkrak Penjualan Suzuki di Jawa Timur

Kamis, 22 April 2021 - 07:51 WIB
Menurut Plt Kepala Bapenda Provinsi Jatim, Mohammad Yasin, penambahan jumlah mobil baru tersebut telah melalui proses bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di Samsat. Sehingga, data yang masuk di Bapenda Jatim baru mencapai angka di kisaran 10.000. “Sementara jumlah transaksi penjualan mobil baru di tingkat dealer belum bisa tercatat, lantaran belum masuk database Samsat,” katanya.

Sebenarnya, imbuhnya, pengaruh penghapusan PPnBM selama sebulan ini terhadap penjualan mobil cukup signifikan. Tetapi sifatnya masih inden sekitar satu sampai dua bulan. Inden itu disebabkan produsen mobil banyak mengurangi produksi akibat pandemi. “Sehingga ketika demand tinggi supply tidak mencukupi,” imbuh Yasin.

Dia menambahkan, peningkatan permintaan mobil baru ini cukup wajar. Sebab, dengan pemberlakuan penghapusan PPnBM, harga mobil baru turun hingga Rp20 juta atau sekitar 6% dari normal. Pihaknya optimistis penjualan mobil akan pulih dengan adanya penghapusan PPnBM. “Meningkatnya jumlah mobil baru, akan menjadi potensi dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),” ujarnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!