Bukit Lubang Kilat, Wisata di Atas Awan yang Memukau di Lamandau
Jum'at, 09 April 2021 - 16:04 WIB
Sejak Desember 2020, Pemkab Lamandau telah menyelesaikan jalan dan tangga dari cor semen untuk membantu wisatawan saat mendaki bukit. Pembangunan infrastruktur di lokasi wisata tersebut terus digenjot.
“Untuk menuju lokasi hanya memerlukan waktu sekitar 1,5 - 2 jam dari Kota Nanga Bulik. Pengunjung disarankan berangkat dari Kota Nanga Bulik sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Dengan demikian, pukul 04.30 WIB sudah sampai gerbang masuk,” tutur Bupati Hendra.
Bupati melanjutkan, butuh waktu sekitar 30 menit untuk mendaki hingga ke puncak. Sekitar 450 meter jalan sudah berupa cor semen. Sehingga memudahkan pengunjung. Sisanya, sekitar 400 meter lagi masih jalan tanah gusuran yang cukup lebar.
Tak hanya di Desa Riam Tinggi, sensasi negeri di atas awan juga bisa dinikmati dari puncak Bukit Bolau Kelurahan Tapin Bini Kecamatan Lamandau.
Untuk mendaki bukit tersebut, peminat wisata petualangan bisa mendatangi Kelurahan Tapin Bini Kecamatan Lamandau. Jaraknya sekitar dua jam dari Kota Nanga Bulik menggunakan jalur darat.
“Untuk menuju lokasi hanya memerlukan waktu sekitar 1,5 - 2 jam dari Kota Nanga Bulik. Pengunjung disarankan berangkat dari Kota Nanga Bulik sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Dengan demikian, pukul 04.30 WIB sudah sampai gerbang masuk,” tutur Bupati Hendra.
Bupati melanjutkan, butuh waktu sekitar 30 menit untuk mendaki hingga ke puncak. Sekitar 450 meter jalan sudah berupa cor semen. Sehingga memudahkan pengunjung. Sisanya, sekitar 400 meter lagi masih jalan tanah gusuran yang cukup lebar.
Tak hanya di Desa Riam Tinggi, sensasi negeri di atas awan juga bisa dinikmati dari puncak Bukit Bolau Kelurahan Tapin Bini Kecamatan Lamandau.
Untuk mendaki bukit tersebut, peminat wisata petualangan bisa mendatangi Kelurahan Tapin Bini Kecamatan Lamandau. Jaraknya sekitar dua jam dari Kota Nanga Bulik menggunakan jalur darat.
Lihat Juga :