Basarnas Minta Semua Kapal dan Pesawat Daftarkan Perangkat Radio
Kamis, 08 April 2021 - 15:35 WIB
"Pendaftaran peralatan komunikasi darurat ini sangat penting terutama untuk pelayaran. Karenanya bagi pemilik radio beacon sekiranya dapat mendaftarkan peralatan tersebut kepada Basarnas," ujar Anggit dalam keterangan resmi yang diterima Sindonews, Kamis, (8/4/2021).
Dia menjelaskan, radio beacon tipe EPIRB digunakan di kapal, ELT digunakan di pesawat, sementara PLB digunakan perorangan di lokasi terpencil. Anggit mengungkapkan registrasi dilakukan dengan datang langsung ke Basarnas atau mengisi formulir registrasi nama perusahaan, detail data kapal dan emergency contact.
"Dan untuk mendaftarkan ke pihak Basarnas tidak akan memungut biaya," tegas Anggit.
Basarnas kata Anggit, telah menyosialisasikan sistem deteksi dini sebagai media publikasi serta imbauan untuk meningkatkan kesadaran pemilik moda transportasi untuk mendaftarkan radio beacon guna menjaga respon kecepatan maximum (golden hours) untuk meyakinkan keselamatan hidup tetap terjaga.
Kepala Kesyahbandaran Utama Makassar, Ahmad Wahid yang juga membuka giat Sosialisasi Sistem Deteksi Dini di Ruang Rapat Kantor Basarnas Sulsel pada Kamis, (8/04/2021) memberikan apresiasi giat tersebut karena dengan ini akan membangkitkan awareness kepada perusahaan pelayaran untuk meregistrasikan peralatan komunikasi darurat.
Dia menjelaskan, radio beacon tipe EPIRB digunakan di kapal, ELT digunakan di pesawat, sementara PLB digunakan perorangan di lokasi terpencil. Anggit mengungkapkan registrasi dilakukan dengan datang langsung ke Basarnas atau mengisi formulir registrasi nama perusahaan, detail data kapal dan emergency contact.
"Dan untuk mendaftarkan ke pihak Basarnas tidak akan memungut biaya," tegas Anggit.
Basarnas kata Anggit, telah menyosialisasikan sistem deteksi dini sebagai media publikasi serta imbauan untuk meningkatkan kesadaran pemilik moda transportasi untuk mendaftarkan radio beacon guna menjaga respon kecepatan maximum (golden hours) untuk meyakinkan keselamatan hidup tetap terjaga.
Kepala Kesyahbandaran Utama Makassar, Ahmad Wahid yang juga membuka giat Sosialisasi Sistem Deteksi Dini di Ruang Rapat Kantor Basarnas Sulsel pada Kamis, (8/04/2021) memberikan apresiasi giat tersebut karena dengan ini akan membangkitkan awareness kepada perusahaan pelayaran untuk meregistrasikan peralatan komunikasi darurat.
Lihat Juga :