Bisnis Properti di Jatim Ikut Tergerus Covid-19

Rabu, 20 Mei 2020 - 17:15 WIB
ilustrasi
SURABAYA - Pandemi Covid-19 juga berdampak terhadap harga rumah seken di Jawa Timur (Jatim). Akibat kelebihan stok, harga rumah seken turun hingga 50 persen. Kondisi ini disebabkan masyarakat lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang mereka.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri(Kadin) Jatim Bidang Telekomunikasi dan Teknologi Informatika, Tritan Saputra mengatakan, di tengah wabah Covid-19, industri properti,utamanya segmen rumah seken mengalami kelesuan. Sebab, ada perubahan mindset market, bahwa mereka hanya akan membeli apa yang dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan.



“Banyak masyarakat memilih menarik ikat pinggang lebih kencang alias berhati-hati dalam menggunakan uangnya,” katanya, Rabu(20/5/2020).

Principal RayWhite Bukit Darmo Golf Surabaya ini menambahkan, perubahan mindset tersebut membuat pasar lebih memilih untuk menunda pembelian properti. Sebab, properti dianggap sebagai kebutuhan tersier. Market, kata dia, masih ada. Namun tidak mudah mendapatkannya karena perubahan mindset.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!