43 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Jenis Sinovac Segera Dibuat

Jum'at, 26 Maret 2021 - 13:25 WIB
"Sejak kedatangan vaksin bulk pertama, kita sudah memulai proses produksi dan sampai hari ini sudah menjadi 24 batch atau sekitar 24 juta dosis dan sudah didistribusikan sebanyak 17 juta dosis. Datangnya 16 juta dosis hari ini akan memperpanjang proses produksi vaksin Covid-19 ini nanti,” ujar Bambang.

Bambang mengimbuhkan adanya waste taste dalam proses produksi bahan bakuvaksin menjadi vaksin jadi memang lumrah. Sehingga tidak aneh apabila jumlah bahan baku yang masuk dan jumlah vaksin yang diproduksi berkurang beberapa persen.

Juru Bicara Pemerintahuntuk Vaksinasi dari Badan POM, Lucia Rizka Andalusia, menambahkan proses lanjutan atas vaksin menjadi domainnya untuk menguji sebelum didistribusikan. Disebutnya pemeriksaan berkelanjutan dilakukan pada setiap batch karena vaksin ini memang produk berisiko tinggi.

"Itukarena sifatnya tidak stabil sehingga perlu kita perlakukan sangat hati-hati. Perlu diketahui pula bahwa setiap batch vaksin mendapatkan sertifikat pelepasan (certificate of release), maknanya bahwa vaksin tersebut sudah dicek kembali oleh Badan POM untuk menjaga mutunya,” tuturnya.

“Sampai saat ini tidak ada kendala berarti pada proses pengujian hingga pemberian sertifikat pelepasan ini. Kita sudah mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk memberikan percepatanrilis vaksin- vaksin Covid-19 ini,” sambung Lucia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!